Cara Daftar, Pengajuan Klaim, dan Berhenti Polis Asuransi

Cara cek, daftar, menghitung premi, klaim, menutup/berhenti & mengaktifkan kembali Polis Asuransi jiwa, kesehatan, kendaraan mobil, asuransi pendidikan & perjalanan. Semua prosedur formulir asuransi tersebut akan di bahas lengkap seperti cara kerja, dan tips memilih Asuransi yang baik dan benar.

Cara Daftar, Pengajuan Klaim, dan Berhenti Polis Asuransi

Jaminan dan kepastian dalam hidup tentu saja memberikan kita solusi agar terhindar dari kerugian demi kerugian besar ketika terjadi hal yang tidak dikehendaki, seiring dengan kebutuan pembelian produk, pemilihan dan cara kerja asuransi ini pun perlu Anda pahami agar dapat memilih asuransi yang tepat dengan biaya premi yang murah.

Cara daftar dan memilih Asuransi

Terdapat beberapa hal yang harus Anda tahu sebelum membeli produk asuransi, kesalahan memilih paket asuransi dapat menyeret Anda dalam situasi tidak mengenakan pada jaminan risiko pilihan anda.

1. Kenali Produknya

Sama halnya seperti hendak memilih menu makanan atau belanjaan lainnya, Anda tentu wajib tahu selera serta kebutuhan pribadi. Kurangnya pemahaman pada kedua hal ini dapat menimbulkan kerugian. Contohnya saat kamu memutuskan beli pembersih wajah antijerawat, padahal kulitmu telah kering. Pemakaiannya justru dapat membuat wajah anda semakin berjerawat dan keriput.

Ketika hendak memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda, sebelumnya tentukan dulu tujuan Anda memilih suatu Produk Asuransi tertentu. Misalkan kamu adalah karyawan yang telah memiliki kepastian akan jaminan kesehatan dari perusahaan Anda, sebaiknya kamu beli asuransi dwiguna sebagai tabungan di hari tua. Kenali produk asuransi yang sejalan dengan kebutuhan akan datang yang akan menguntungan Anda di masa depan.

2. Cari Asuransi Terpercaya

Jangan gampang tergiur dan percaya dengan iming-iming para penjual/agen asuransi sebelum kamu mastiin sendiri, cara memastikannya dengan melihat perusahaan asuransi yang menerbitkan asuransi tersebut. Carilah dan pilihlah asuransi terpercaya yang memiliki trackrecord baik supaya tidak kesulitan sewaku mengajukan klaim. Intinya waspada dan jeli melihat produkj asuransi abal-abal.

3. Kelengkapan Dokumen

Sebelum kamu menjadi tertanggung asuransi, kamu wajib mengisi beragam dokumen yang berisi data tertanggung serta objek pertanggungannya. Ini merupakan poin penting dalam proses pembelian produk asuransi karena isi dari dokumen permohonan asuransi tersebutlah yang akan tertuang di polis nantinya.

4. Tetili Polis dengan Benar

Sesudah menerima polis dari pihak asuransi, Anda harus membacanya terlebih dahulu sebelum memutuskan menandatangani dan menyetujuinya. Apabila terdapat ketentuannya tidak sama dengan kesepakatan awal, maka kamu dapat mengubahnya ataupun membatalkannya.

5. Bayar Premi

Sebagai pemegang polis baru sah jika telah melakukan pembayaran premi kepada perusahaan asuransi tersebut, jumlahnya sesuai dengan nilai polis yang diambil. Jika premi Anda menunggak jangan berharap bisa mengajukan klaim.

cara klaim asuransi mobil pendidikan kesehatan

Cara Pengajuan Klaim Asuransi

Supaya pengajuan klaim asuransi tidak ditolak, sewajarnya Anda memahami dulu prosedurnya klaim. Ikuti petunjuk di bawah ini ada dapat melakukan pengajukan klaim yang lansung disetujui oleh pihak asuransi.

1. Hubungi Pihak Asuransi

Batas pengajuan klaim biasanya berkisar 10 hari kerja, kebanyakan kasus yang ditemui, pemilik polis akan panik ketika mengalami kejadian yang menimbulkan kerugian. Pada konisi ini kebanykan dari Anda berfikir agar cepat terlepas dari masalah ini hingga lupa untuk melaporkan kecelakaan dan kerugian yang di derita.

2. Kumpulkan Bukti Kerugian

Pihak asuransi akan mensurvei dan mengecek kebenaran kerugian yang Anda laporkan, pihak asuransi bisa saja menolak klaim karena kurangnya bukti-bukti kerugian yang anda alami.

Agar terhindar dari penolakan klaim, sebaiknya anda mempersiapkan dokumen dan bukti-bukti saat terjadinya musibah. Seperti contoh ketika Anda musibah rumah kebakaran misalnya. Anda dapat mengambil foto terjadinya kebakaran tersebut dan jika perlu di videokan sebagai syarat pengajuan klaim asuransi musibah.

Catat semua bukti bukti, nota, kontrak tukang bangunan sewaktu merehap rumah Anda yang kena musibah kebakaran.

3. Mengisi Laporan Klaim

Jika bukti-bukti musibah yang Anda alami lengkap, maka pihak asuransi akan meminta Anda mengisi serta menandatangani laporan klaim untuk pengajuan ganti rugi.

Ingat…! Jangan sekali-sekali anda menandatangani laporan klaim yang kosong, tanpa bukti yang jelas.

4. Menyepakati Penggantian

Setelah semuanya lengkap proses ganti rugi ini biasanya agak alot dikarenakan pembicaraan kesepakatan penggantian ganti rugi dalam musibah yang Anda alami. Jangan kuatir, kesepakatan penggantian ganti rugin tentu bersumber dari polis asuransi Anda.

Sesudah langkah ini selesai, kamu hanya tinggal menunggu sesaat uang penggantian cair dan diberikan lansung kepada kamu selaku pemilik polis.

cara menutup polis asuransi setelah 10 tahun

Prosedur Penutupan Polis Asuransi

Ada saatnya Anda memutuskan untuk menutup polis asuransi yang Anda miliki sebelum waktunya. Alasannya beragam, bisa saja karena Anda lebih tertarik pada produk asuransi lain maupun karena ada keterbatasan dana untuk melakukan pembayaran premi. Hal yang perlu diingat sebelum menutup polis asuransi Anda, akan ada denda yang Anda tanggung dari penutupan sebelum waktunya tersebut, misalnya saja uang premi yang tidak dapat dikembalikan secara utuh.

Sama seperti pembelian asuransi dan pengajuan klaim, ada prosedur yang mesti Anda jalankan ketika ingin menutup polis asuransi. Anda tidak dapat seenaknya tidak melakukan pembayaran premi lagi karena akan ada tunggakan nantinya, Anda pun tidak dapat mengharapkan ada pengembalian sebagian premi jika tidak menjalankan langkah-langkah penutupan polis asuransi secara benar dan tepat, seperti di bawah ini.

1. Datangi Pihak Asuransi

Anda sebaiknya langsung mendatangi pihak penerbit asuransi jika ingin melakukan penutupan polis. Paparkan keinginan Anda tersebut agar pihak asuransi dapat segera memproses permintaan penutupan polis tersebut.

2. Isi Dokumen

Oleh pihak asuransi, Anda akan diminta mengisi dokumen pernyataan yang menyebutkan penutupan polis tersebut tanpa paksaan dan berdasarkan inisiatif Anda sendiri secara sadar. Pahami isi dokumennya dan mintalah penjalasan dari petugas asuransi mengenai denda yang timbul dari penutupan polis Anda.

3. Lengkapi Syarat

Selain mengisi dokumen, Anda juga akan diminta menyerahkan berbagai syarat terkait penutupan polis asuransi. Kartu identitas hingga buku polis asuransi Anda diminta sebagai bukti.

4. Menunggu Sisa Dana

Tentunya ketika Anda menutup polis asuransi, Anda menginginkan ada sebagian dana yang dapat kembali. Anda pun sadar dana premi tidak dapat kembali seluruhnya terkait denda dan kesepakatan. Jika semua dokumen dan syarat penutupan telah dipenuhi, yang Anda perlukan hanya tinggal menunggu waktu sampai pihak asuransi mengirimkan sisa dana premi Anda ke dalam rekening Anda.

5. Temukan Lebih Banyak Informasi

Jika menjalankan segala prosedur yang ada secara tepat dan benar, Anda tidak akan menemui kesulitan saat hendak membeli asuransi, mengajukan klaim, ataupun menutup polis asuransi. Pada dasarnya, prosedur yang dibutuhkan hanya bersifat umum.

Jangn enggan mencari lebih banyak informasi terkait dengan hal tersebut dengan begitu Anda tidak akan mengeluhkan bahwa prosedur dalam asuransi berbelit-belit dan menyusahkan. Dengan Anda mengikuti ketentuan dan sadar pentingnya langkah secara runut, berbagai prosedur asuransi tersebut adalah jalan untuk menemui rasa aman dan terlindungi dari pengalihan risiko yang mungkin dialami.